cool hit counter

PDM Kabupaten Wonosobo - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Wonosobo
.: Home > Sejarah

Homepage

Sejarah Keberadaan Muhammadiyah di Wonosobo

I.  Sejarah Keberadaan Muhammadiyah

Berdasarkan sumber dari Bpk. KH. Muh Zaid dan Bpk. KH. Muhtarudin Abbas, awal Muhammadiyah masuk ke Wonosobo pada tahun 1926 dibawa oleh Bpk. KH. Mukmin dan KH. Zarkoni dari Banjarnegara yang selanjutnya diterima dan dikembangkan oleh Bpk. Ponadi dari Kejiwan Wonosobo dan Bpk. Djoned dari Kalibeber Wonosobo.

Dari rintisan atau ajakan beliau dapat diterima oleh seorang cari Pegadaian dan diikuti oleh Bpk. Hadi Utomo dan Bpk. K. Sulaiman pada tahun 1929-1930. Walaupun pada awalnya beliau menentang, akhirnya bertambah pengikutnya seperti Bpk. Muh. Toha, Kaswa, Datam Sanjaya dan Mangun Sujono.

K. Sulaiman mendirikan kepanduan HW yang diikuti dan didukung oleh Bpk. H. Pagi ( H. Abdullah Faqih Sudagaran Wonosobo).

Pada waktu terjadi Perang Dunia II, kles, zaman Jepang 1942 dan Proklamasi 1945 berdirilah Masyumi, sehingga gerakan Muhammadiyah agak tenggelam. Maka untuk menyemangati kembali gerakan Muhammadiyah, K. Sobirin menyelenggarakan Tabligh Akbar dan HW di kalibeber di tepi sungai Serayu atas izin dari K. Asy'ari. Tabligh diselenggarakan di pondok Asy'ariah Kalibeber. Dengan semangat dan senyman dari K. Sobirin, K. Murtadho dan K. Mudasir masuk Muhammadiyah sekaligus menjadi aktifis ( Ulama Muhammadiyah ).

Pada tahun 1950 setelah revolusi Muhammadiyah  menjadi anggota istimewa Masyumi dan pada waktu menghadapi Pemilu tahun 1955 dan HW yang dipelopori oleh Bp. Sumaji dan dengan didukung Ibu Hj. Sundiyah. Pada tahun 1954, HW bersama dengan pandu Islam dimanfaatkan untuk meramaikan kampanye pemilu tahun 1955 oleh Masyumi yang digerakkan oleh Muhammadiyah. Namun nasib HW yang merupakan ladang perkaderan karena ada  Kepres tentang pembubaran seluruh jenis kepanduan yang kemudian berubah menjadi Pramuka.

Pada tahun 1959-1962 Muhammadiyah mengalami kevakuman kepemimpinan karenna berpindahnya KH. Sulaiman ke Lampung, baru setelah Mukatamar Muhammadiyah ke 35 di Jakarta terbentuklah  Muhammadiyah di Wonosobo.

Pada tahun 1963 Bp. KH. Muh. Zaid setelah kembali dari Semarang membantu Bp. H. Muh. Toha untuk mengembangkan Muhammadiyah ke cabang-cabang bersama Bp. Muhtaruddin Abbas, Muh. Kosim, Muh Badjuri, Muh. Zawawi, Muh. Makmur yang pada waktu itu masih berstatus Koordinator belum berdiri PD Muhammadiyah.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonosobo secara resmi telah disahkan oleh PP Muhammadiyah pada tahun 1967 dan diketusi oleh Bp. Muh. Toha dengan sebutan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan diikuti berdirinya cabang-cabang Muhammadiyah dalam Kabupaten Wonosobo.

Pada tahun 1968 sewaktu diselenggarakan Musda terpilih sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah adalah Bp. Drs. R Soeharto yang waktu itu masih menjadi guru SPG Wonosobo. Namun pada tahun 1968 karena pindah tugas ke SPG Negeri Pekalongan maka yang menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah adalah KH. Muh. Zaid sampai dengan tahun 1971.


II.  Data Nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonosobo sejak 1962-2010

 
NO NAMA PERIODE
1. Bp. Hadi Utomo 1962 - 1966
2. Bp. H. Mohammad Toha 1967 - 1958
3. Bp. Drs. R. Soeharto 1968 - 1969
4. Bp. KH. Mohamamad Zaid (Pj) 1969 - 1971
5. Bp. KH. Mohamamad Zaid 1971 - 1990
6. Bp. Teguh Ridwan, BA. 1990 - 2000
7. Bp. HM. Suhardi 2000 - 2002
8. Bp. H. Muhtarudin Abbas 2002 - 2005
9. Bp. Ir. H. Soleh Yahya 2005 - 2010

 

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website